Thursday, May 22, 2008

SEJARAH VIRUS KOMPUTER

Definisi Virus Komputer

Istilah computer virus pertama kali digunakan oleh Fred Cohen dalam papernya yang berjudul ‘Computer Viruses – Theory and Experiments’ pada tahun 1984. Berikut kutipan definisi yang diberikan oleh Cred Cohen dalam paper tersebut:

“ We define a computer ‘virus’ as a program that can ‘infect’

other programs by modifying them to include a possibly evolved

copy of itself. With the infection property, a virus can spread

throughout a computer system or network using the

authorizations of every user using it to infect their programs.

Every programs that gets infected may also act as a virus and

thus the infection grows.”

Maka, menurut definisi yang diberikan di atas kita dapat menggaris bawahi beberapa sifat dasar virus komputer yaitu: mempunyai kemampuan untuk menjangkiti (menginfeksi) program lain dan menyebar. Pada dasarnya penggunaan isitilah virus dikarenakan adanya kesamaan dalam hal sifat antara virus komputer dengan virus yang kita kenal dalam dunia kesehatan. Di mana keduanya memiliki dua tujuan yaitu: untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Pada dasarnya virus komputer dapat diklasifikasi menjadi dua tipe. Tipe virus komputer yang pertama dibuat untuk tujuan penelitian dan studi, dan tidak dipublikasikan,sedangkan tipe kedua yang merupakan kebalikan dari tipe pertama, merupakan virus komputer yang membahayakan sistem komputer pada umumnya, sering kali disebut dengan istilah virus “in the wild”.

Sejarah Virus Komputer

Berikut adalah sekilas sejarah mengenai virus computer yang pada masanya menjadi ancaman bagi dunia . Pada tahun 1981 Virus ‘in the wild’ pertama ditemukan. Virus yang bernama Elk Cloner ini menyebar melalui floppy disk pada komputer Apple II.

1983 Fred Cohen dalam paper-nya yang berjudul “Computer Viruses – Theory and Experiments” memberikan definisi pertama mengenai virus komputer dan memaparkan eksperimen yang telah dilakukannya untuk membuktikan konsep dari sebuah virus komputer. Bersama dengan Len Adelman, ia menciptakan sebuah contoh virus pada komputer VAX 11/750 dengan sistem operasi Unix. Pada tahun1986 Sepasang kakak adik dari Pakistan, Basit dan Amjad, menciptakan sebuah boot sector virus pertama yang diberi nama Brain. Brain sering kali disebut sebagai virus komputer pertama di dunia .PC-based Trojan pertama diciptakan dalam bentuk program shareware yang diberinama PC-Write. Dalam beberapa laporan disebutkan bahwa file virus pertama, Virdem, juga ditemukan pada tahun yang sama. Virdem diciptakan oleh Ralf Burger.1987 Virus-virus file infector seperti Leigh mulai bermunculan, kebanyakan menyerang file COM seperti COMMAND.COM. Pada tahun yang sama muncul virus penyerang file-file EXE pertama, Suriv 01 dan 02 serta Jerusalem. Mainframe IBM mengalami serangan worm IBM Christmas Worm dengan kecepatan replikasi setengah juta kopi per jam.1988 Virus pertama yang menyerang komputer Macintosh, MacMag dan Scores, muncul. Pada tahun yang sama didirikan CERT (Computer Emergency Response Team)oleh DARPA dengan tujuan awalnya untuk mengatasi serangan Morris Worm yang diciptakan oleh Robert Morris.1989 AIDS Trojan muncul sebagai trojan yang menggunakan samaran sebagai AIDS information program. Ketika dijalankan trojan ini akan mengenkripsi hard drive dan meminta pembayaran untuk kunci dekripsinya.1990 Virus Exchange Factory (VX) BBS yang merupakan forum diskusi online para pencipta virus didirikan di Bulgaria. Mark Ludwig menulis buku “The Little Black Book of Computer Viruses” yang berisi cara-cara untuk menciptakan berbagai jenis virus komputer. 1991 Virus polymorphic pertama, Tequila, muncul di Swiss. Virus ini dapat mengubah dirinya untuk menghindari deteksi. 1992 Kehadiran virus Michaelangelo yang menjadi ancaman bagi seluruh dunia,namun demikian kerusakan yang ditimbulkan pada akhirnya tidak terlalu hebat. Kemuculan beberapa tool yang dapat digunakan untuk menciptakan virus seperti Dark Avenger Mutation Engine (DAME) yang dapat mengubah virus apa pun menjadi virus polymorphic, dan Virus Creation Lab (VCL) yang merupakan kit pertama yang dapat digunakan untuk menciptakan virus (lihat Gambar 1.1).1995 Para hacker dengan nama ‘Internet Liberation Front’ melakukan banyak serangan pada hari Thanksgiving. Beberapa badan yang menjadi korban serangan ini adalah Griffith Air Force Base, Korean Atomic Research Institute, NASA, GE, IBM, dll. Virus macro pertama yang menyerang aplikasi Microsoft Word.

Gambar 1.1 Tampilan Virus Creation Lab (VCL).1996 Kemunculan virus Boza yang didesain khusus untuk menyerang file-file Windows95, virus Laroux yang merupakan virus penyerang Microsoft Excel pertama, virus Staog yang merupakan virus Linux pertama.1998 Kemunculan virus Java pertama, Strange Brew.Back Orifice merupakan trojan pertama yang dapat digunakan sebagai tool untuk mengambil alih kendali komputer remote melalui Internet. Pada tahun ini, virus-virus macro lainnya bermunculan. 1999 Kemunculan virus Melissa yang merupakan kombinasi antara virus macro yang menyerang aplikasi Microsoft Word dan worm yang menggunakan address book pada aplikasi Microsoft Outlook dan Oulook Express untuk mengirimkan dirinya sendiri melalui email. Virus Corner merupakan virus pertama menyerang file-file aplikasi MS Project. Virus Tristate merupakan virus macro yang bersifat multi-program menyerang aplikasi Microsoft Word, Excel , dan Power Point. Bubbleboy merupakan worm pertama yang dapat aktif hanya dengan membuka email melalui aplikasi Microsoft Outlook tanpa memerlukan attachment. 2000 Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) pertama membuat kerusakan pada situs-situs besar seperti Yahoo!, Amazon.com, dan lain-lain. Love Letter merupakan worm dengan kecepatan menyebar tertinggi pada saat itu yang menyebabkan kerusakan pada banyak sistem email di seluruh dunia. Liberty Crack yang merupakan worm pertama untuk peralatan PDA. 2001 Gnuman (Mandragore) merupakan worm pertama yang menyerang jaringan komunikasi peer to peer. Worm ini menyamarkan diri dalam bentuk file MP3 yang dapat di download. Kemunculan virus yang didesain untuk menyerang baik sistem operasi Windows maupun Linux, seperti Winux atau Lindose. Virus LogoLogic-A menyebar melalui aplikasi MIRC dan e-mail.2002 Virus LFM-926 merupakan virus pertama yang menyerang file-file aplikasi Shockwave Flash. Donut merupakan worm pertama yang menyerang NET services. SQLSpider merupakan worm yang menyerang aplikasi yang menggunakan teknologi Microsoft SQL Server.

Klasifikasi Virus Komputer

Virus komputer dan program lain yang membahayakan sistem komputer dapat diklsifikasikan ke dalam beberapa kelompok menurut bagaimana cara mereka untuk menjangkiti (infect) sebuah sistem komputer, bagian dari sistem komputer yang mereka jangkiti, atau kelakuan (behaviour) yang dimiliki oleh mereka. Namun pada dasarnya definisi dan klasifikasi mengenai kode-kode program berbahaya ini masih rancu dan menjadi kontroversi bagi banyak orang bahkan bagi orang yang memang mendalami bidang komputer. Berikut adalah contoh klasifikasi dari berbagai jenis harmful program:

v Malware: merupakan singkatan dari malicious software, merujuk pada program yang dibuat dengan tujuan membahayakan atau menyerang sebuah sistem computer. Terdiri atas virus komputer (computer viruses), computer worms, trojan horses, joke programs dan malicious toolkits.

v Computer virus: merujuk pada program yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi dengan sendirinya.

v Computer worm: merujuk pada program independen yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi dengan sendirinya. Indepen di sini memiliki makna bahwa worm tidak memiliki host program sebagaimana virus, untuk ditumpangi. Seringkali worm dikelompokan sebagai sub-kelas dari virus komputer.

v Trojan horse: merujuk pada program independen yang dapat mempunyai fungsi yang tampaknya berguna, dan ketika dieksekusi, tanpa sepengetahuan pengguna, juga melaksanakan fungsi-fungsi yang bersifat destruktif. Jenis dari trojan antara lainadalah:

· Trojan Remote Acces RAT (Remote Acces Trojan) sangat mudah digunakan sehingga banyak orang yang ingin mencobanya.Tinggal menunggu seseorang untuk menjalankan trojan yang akan bertindak sebgai server dan jika anda telah memiliki IP dari korban, anda bisa mendapatkan akses penuh ke komputer tersebut. contohnya BOSERVE.EXE (pada sisi Korban) dan BOGUI.EXE untuk akses.

· Trojan FTP
Jenis ini membuka port 21 di komputer program yang mengakibatkan mempermudah seseora
ng yang memiliki FTP client untuk memasuki komputer tanpa password dan dapat melakukan upload dan download file. jenis ini paling sering ditemui.

· Trojan pengirim Password
Tujuan dari jenis ini adalah men
girimkan password yang ada di komputer korban atau di internet ke suatu alamat email khusus yang telah disediakan. Kebanyakan trojan jenis ini menggunakan port 25 untuk mengirimkan email. trojan ini sangat berbahaya jika anda memilki password opening di komputer anda.

· Keylogger
Trojan ini cukup sederhana. Yang mereka lakukan adalah merekam ketikan tombol oleh user dan menyimpan
ya dalam file log. Apabila diantara ketikan itu adalah mengisi username dan password, maka keduanya dapat diperoleh penyusup dengan membaca file log tsb.
trojan ini bisa dijalankan saat online internet maupun offline. mereka dapat mengetahui apabila user sedang online dan merekam segala sesuatunya. sedangkan pada saat offline proses perekaman dilakukan setalah komputer di start dan disimpan d
alm disk korban dan menunggu saat online untuk ditransfer.

· File Destructive Trojan
Adalah jenis-jenis trojan y
ang bekerja dengan menghancurkan file-file yang ada dalam komputer yang terinfeksi.

· Proxy/Wingate Trojan
Bekerja dengan membua
t komputer yang terinfeksi menjadi mesin proxy yang bisa diakses dari seluruh dunia untuk dikendalikan melakukan hal-hal yang berbahaya. Seperti mengendalikan komputer tersebut untuk menyerang komputer atau server di internet. Si penyerang yang asli tidak akan ketahuan karena alamat penyerang yang kelihatan adalah alamat IP dari komputer kita. Jadi kita telah difitnah oleh seseorang melakukan kejahatan yang tidak kita lakukan. Varian yang lebih powerfull dari virus jenis ini adalah Sentinel yang bisa memberikan akses secara penuh ke komputer yang terinfeksi.

· FTP Trojan
Trojan yang paling simple, t
rojan ini akan membuka port 21 (port itu adalah pintu keluar masuknya data suatu aplikasi) yang kemudian akan digunakan oleh hacker untuk berbagai hal.

· Software Detection Killer
Ini adalah Trojan yang meny
erang program pengaman komputer. Seperti anti virus, anti spyware firewall dan lain-lain.


v Malicious toolkits: merujuk pada program yang didesain untuk membantu menciptakan program-program yang dapat membahyakan sebuah sistem komputer. Contoh dari program jenis ini adalah tool pembuat virus dan program yang dibuat untuk membantu proses hacking.

v Joke program: merujuk pada program yang meniru operasi-operasi yang dapat membahayakan sistem komputer, namun sebenarnya dibuat untuk tujuan lelucon dan tidak mengandung operasi berbahaya apapun.

Gambar 1.2 Klasifikasi harmful program

Anti Virus Software

Anti-virus software adalah sebuah program komputer yang digunakan untuk memeriksa file-file dengan tujuan mengidentifikasi dan menghapus virus komputer dan malware lainnya. Pada saat ini ada tiga jenis teknologi anti virus yang lazimnya digunakan, yaitu: scanners, monitors, dan integrity checkers.

Scanners

Scanners adalah program yang memeriksa file–file executable untuk menemukan rangkaian kode yang merupakan bagian dari komputer virus yang telah diketahui sebelumnya. Pada saat ini scanners adalah jenis program anti virus yang paling banyak digunakan dengan alasan kemudahan dalam proses maintenance (pemeliharaan). Pada dasarnya scanners terdiri atas: Search Engine Database yang berisi rangkaian kode sekuensial dari virus yang telah diketahui sebelumnya (sering kali disebut juga virus signatures atau scan strings). Jika sebuah virus baru ditemukan, maka database akan di- update dengan signature yang dimiliki hanya oleh virus tersebut dan tidak terdapat di dalam program lainnya. Hal ini dapat dilakukan tanpa memerlukan pemahaman yang lebih jauh mengenai virus tersebut. Beberapa kelemahan yang dimiliki scannners adalah: Scanners harus tetap dijaga agar up-to-date secara terus menerus karena scanners hanya dapat mendeteksi virus yang telah diketahui sebelumnya.

Scanners cenderung rentan terhadap virus polymorphic yang memiliki kemampuan untuk mengubah/mengkodekan dirinya sendiri sehingga terlihat berbeda pada setiap file yang terinfeksi. Hal ini dapat diatasi dengan memahami mutation engine yang terdapat di dalam virus tersebut secara mendetail. Proses scanning yang dilakukan dalam mendeteksi keberadaan virus-virus cenderung bersifat time-consuming, mengingat keberadaan virus-virus, worms, dan Trojan horses dengan jumlah yang luar biasa banyaknya.

Monitors

Monitors adalah program yang ‘tinggal’ (besifat residensial) di dalam memory komputer untuk secara terus menerus memonitor fungsi dari sistem operasi yang bekerja. Pendeteksian sebuah virus dilakukan dengan memonitor fungsi-fungsi yang diindikasikan berbahaya dan memiliki sifat seperti sebuah virus, seperti merubah isi dari sebuah file yang executable dan tindakan-tindakan yang mem- bypass sistem operasi. Ketika sebuah program mencoba melakukan hal-hal di atas, maka monitors akan memblok eksekusi dari program tersebut. Tidak seperti halnya scanners, monitors tidak memerlukan update secara terus menerus. Namun kelemahan utama dari monitors adalah kerentanan terhadap virus tunneling yang memiliki kemampuan untuk mem- bypass program monitors. Hal ini dikarenakan pada sistem operasi PC pada umumnya, sebuah program yang sedang dieksekusi (termasuk sebuah virus) memiliki akses penuh untuk membaca dan mengubah daerah manapun didalam memori komputer bahkan yang merupakan bagian dari sistem operasi tersebut sehingga monitors yang juga merupakan bagian dari memori komputer dapat dilumpuhkan. Kelemahan porgram monitors lainnya adalah kesalahan yang kerap kali dilakukannya mengingat pendeteksian virus didasarkan pada kelakuan-kelakuan seperti yang disebutkan diatas, sehingga kerap kali fungsi dari sebuah program lain (yang bukan merupakan virus komputer) dianggap sebagai sebuah virus.

Integrity Checkers

Integrity checkers adalah program yang mampu mendeteksi objek executable lain yang telah dimodifikasi dan mendeteksi infeksi dari sebuah virus. Integrity checkers bekerja dengan cara menghitung checksum (menghitung integritas) dari kode-kode program yang executable dan menyimpannya di dalam sebuah database. Kemudian secara periodic checksum dari program-program tersebut akan dihitung ulang dan dibandingkan dengan database checksum tersebut. Beberapa pakar menilai bahwa database checksum ini harus dilalui proses kriptografi setelah proses perhitungan checksum selesai, untuk menghindari usaha modifikasi yang dapat dilakukan oleh virus komputer. Pada saat ini terdapat beberapa jenis integrity checkers: Off-line integerity checkers: perlu di- run terlebih dahulu untuk memeriksa checksum dari seluruh kode executable yang terdapat di dalam sistem computer, ybs.Integrity checkers: yang bekerja dengan cara membuat modul-modul yang akan diattach pada file executable dengan bantuan program khusus tertentu. Sehingga bila file executable tersebut dijalankan, ia akan melakukan proses perhitungan checksumnya sendiri. Namun hal ini memiliki kekurangan karena tidak seluruh file executable dapat diperlakukan seperti ini, dan integrity checkers jenis ini dapat dengan mudah di- bypass oleh virus steath. Jenis terakhir dari integrity checkers yang bersifat residensial (mendiami) memori dan akan melakukan perhitungan ketika objek executable dieksekusi. Integrity checkers tidak bersifat virus-specific sehingga tidak memerlukan update secara terus menerus seperti scanners. Selain itu karena integrity checkers tidak berusaha memblok kerja dari virus komputer seperti halnya monitors, maka integrity checkers tidak dapat di- bypass oleh virus tunneling.

Beberapa kekurangan yang dimiliki integrity checkers adalah: Integrity checkers tidak memiliki kemampuan untuk mencegah proses penginfeksian oleh sebuah virus,Ia hanya dapat mendeteksi dan melaporkan hasil pendeteksian yang dilakukannya tersebut. Integrity checkers pertama kali harus di sistem yang bebas virus, jika tidak maka hasil perhitungan pertama yang dilakukannya merupakan hasil perhitungan yang telah terinfeksi. Sehingga pada umumnya, pada saat proses peng- install-an program integrity checkers dilengkapi dengan scanners untuk memastikan sistem bebas virus. Integrity checkers rentan terhadap false positive (kesalah indikasi keberadaan virus pada program yang sebenarnya bebas virus) karena integrity checkers mendeteksi perubahan bukan virus. Integrity checkers tidak dapat mendeteksi sumber dari infeksi virus, walaupun dapat mendeteksi proses penyebaran virus dan mengidentifikasi objek yang baru terinfeksi. Integrity checkers rentan terhadap slow viruses, karena slow virus menginfeksi file target ketika file tersebut ditulis ke dalam disk. Meskipun adanya kekurangan-kekurangan di atas, banyak pakar menganggap integrity checkers sebagai pertahanan yang paling baik terhadap ancaman virus komputer dan malware lainnya.

Dasar Virus Komputer

Elemen Fungsional Dari Sebuah Virus Komputer

Setiap virus komputer yang aktif, pada dasarnya harus terdiri atas dua buah bagian dasar atau subroutine, yaitu:

Search routine: bagian ini berfungsi untuk menemukan file atau lokasi baru yang akan dijadikan target berikutnya untuk diserang. Bagian ini juga menentukan bagaimana cara virus bereproduksi, apakah secara cepat atau lambat, apakah dapat menyerang sebagian atau seluruh bagian dari target. Namun sebagaimana tradeoff ukuran dan fungsionalitas yang dimiliki setiap program, bila virus memiliki searchroutine yang rumit, maka akan dibutuhkan ruang yang lebih besar. Dengan demikian walaupun search routine yang baik dapat membantu virus untuk menyebar lebih cepat, namun ukuran virus akan bertambah besar karenanya.

· Copy routine: bagian ini berfungsi untuk meng- copy dirinya sendiri pada area yang telah ditentukan oleh search routine. Ukuran dari bagian ini bergantung pada kompleksitas dari virus yang di- copy. Sebagai contoh, virus yang menyerang file berekstensi COM umumnya berukuran lebih kecil daripada virus yang menyerang file EXE, karena file EXE memiliki struktur yang lebih kompleks, sehingga virus lebih sukar untuk melekatkan diri pada file EXE. Selain kedua bagian di atas, sering kali sebuah virus digabungkan lagi dengan bagian yang berfungsi untuk menghindari deteksi, baik oleh pengguna komputer maupun software pendeteksi virus. Bagian ini disebut anti-detection routine, dan dapat merupakan bagian dari search routine, copy routine, atau bahkan terpisah dari keduanya. Sebagai contoh, bagian ini akan mengaktifkan virus jika selama lima menit tidak ada tombol keyboard yang ditekan,dengan asumsi pengguna tidak sedang menggunakan komputer. Kadang kala virus masih digabungkan dengan bagian lain seperti routine untuk merusak sistem yang diserang atau routine yang berfungsi hanya untuk lelucon.

Cara Kerja Virus Komputer

Dalam melakukan proses replikasi sebuah virus memodifikasi program lain sehingga virus tersebut menjadi bagian dari program tersebut. Sehingga setiap kali program tersebut dieksekusi, virus akan dieksekusi pula dan menyerang program lain.

Gambar 2.1 Gambaran fisik virus komputer.

Tampak pada gambar di atas 3 jenis virus komputer yaitu:

· Overwriting viruses: virus ini menjadi bagian dari program host dengan menimpa (menggantikan) bagian awal dari program tersebut, sehingga program host tidak akan mengalami perubahan ukuran, namun mengalami kerusakan dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

· Prepending viruses: virus bereplikasi dengan menjadi bagian awal dari program host sehingga ketika program host dieksekusi, sebelum program host virus akan terlebih dahulu dieksekusi. Keberadaan virus tidak menyebabkan kerusakan fungsional pada program host namun akan memperbesar ukuran program host.

· Appending viruses: virus bereplikasi dengan menjadi bagian akhir dari program host tanpa merubah isi dari program host. Namun pada bagian awal program yang telah terinfeksi diberikan mekanisme agar ketika program dieksekusi, virus akan dieksekusi terlebih dahulu.

Cara Kerja Berbagai Jenis Virus Komputer

Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara kerja berbagai jenis virus komputer.

File infector virus: memiliki kemampuan untuk melekatkan diri (attach) pada sebuah file yang biasanya merupakan file executable. Pada umumnya virus jenis ini tidak menyerang file data. Namun pada saat ini sebuah file data atau dokumen lainnya dapat mengandung kode executable seperti macro, yang dapat dieksploitasi oleh pencipta virus komputer, worms atau trojan horse.

Boot sector virus: memodifikasi program yang berada di dalam boot sector pada DOS-formatted disk. Pada umumnya, sebuah boot sector virus akan terlebih dahulu mengeksekusi dirinya sendiri sebelum proses bootup pada PC, sehingga seluruh floppy disk yang digunakan pada PC tersebut akan terjangkiti pula.

Multipartite virus: memiliki fitur dari kedua jenis virus di atas (baik sebagai file infector mau pun sebagai boot/system sector virus). Ketika sebuah file yang terinfeksi oleh virus jenis ini dieksekusi, maka virus akan menjangkiti boot sector dari harddisk atau partition sector dari komputer tersebut.

Macro virus: menjangkiti program macro dari sebuah file data atau dokumen (yang biasanya digunakan untuk global setting seperti template Microsoft Word), sehingga dokumen berikutnya yang diedit oleh program aplikasi tersebut akan terinfeksi pula oleh macro yang telah terinfeksi sebelumnya.

Stealth virus: virus ini bekerja secara residensial (menetap) di dalam memori dan menyembunyikan perubahan yang telah dilakukannya terhadap file yang dijangkiti. Hal ini dilakukan dengan mengambil alih fungsi sistem jika terjadi proses pembacaan. Jika program lain meminta informasi dari bagian sistem yang telah dijangkiti virus stealth, maka virus akan memberikan informasi yang sesuai dengan keadaan sebelum terjangkiti virus, sehingga seolah-olah sistem berfungsi dalam keadaan baik tanpa gangguan dari virus komputer.

Polymorphic virus: virus yang cenderung melakukan perubahan di dalam kodenya setiap kali mengalami proses replikasi sehingga sulit untuk dideteksi oleh anti-virus software.

Companion virus: adalah virus yang bekerja dengan berpura-pura menggantikan file yang hendak diakses oleh pengguna. Sebagai contoh dalam sistem operasi DOS, fileA.EXE dapat diinfeksi dengan membuat sebuah file dengan nama A.COM. DOS akan terlebih dahulu mencari file berekstensi COM sebelum file dengan ekstensi EXE. Setelah A.COM telah dieksekusi, kemudian A.EXE akan dieksekusi pula sehingga file tersebut terinfeksi pula. Cara lain adalah dengan menempatkan sebuah file dengan nama yang persis sama pada cabang lain dari file tree, sehingga bila file palsu ini ditempatkan secara tepat dan terjadi kesalahan dengan tidak menuliskan path yang lengkap dalam menjalankan sebuah program, akan berakibat tereksekusinya file palsu tersebut.

Tunneling virus: virus ini mencoba untuk mengambil alih interrupt handlers pada DOS dan BIOS, kemudian meng- install dirinya sehingga berada ‘di bawah’ program-program lainnya. Dengan ini virus dapat menghindari hadangan dari program antivirus sejenis monitors.

Fast Infectors Virus: Virus jenis ini tidak hanya menyerang ketika program target dieksekusi, melainkan juga ketika diakses. Hal ini bertujuan untuk menumpangi perangkat anti virus sebagai media penyebaran ketika melakukan pengecekan terhadap file-file di dalam komputer.

Slow Infectors Virus: merupakan kebalikan dari fast infectors, di mana virus hanya akan menyebar ketika file-file target diciptakan atau dimodifikasi. Hal ini bertujuan untuk memperdaya anti virus sejenis integrity checkers dengan menumpangi proses yang ‘sah’ untuk mengubah sebuah file.

Armoured virus: merupakan virus yang dibuat sedemikian rupa sehingga sulit untuk peneliti anti-virus dalam mempelajari cara mereka bekerja.

Beberapa Contoh Dasar Virus Komputer

Berikut adalah beberapa contoh virus komputer yang termasuk file infector dan ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman tingkat rendah assembly.

Virus Mini-44

Virus Mini-44 merupakan virus file infector sederhana yang menyerang file-file dengan ekstensi .COM pada direktori tempatnya berada. Virus ini memiliki ukuran sekitar 44bytes setelah di- compile, dan ditulis dengan bahasa assembly untuk pada prosesor x86. Virus mini-44 jenis over writing virus sehingga program yang terinfeksi akan mengalami kerusakan karena bagian awal dari program tersebut digantikan oleh virus ini. Pada dasarnya virus ini menggunakan perintah INT (interrupt service routine) yang merupakan fungsi interrupt DOS untuk melakukan pencarian file target, proses pembukaan dan penutupan file target, serta proses penyalinan virus ke dalam file target. Listing selengkapnya yang disertai penjelasan singkat disertakan di dalam bagian lampiran. Secara umum, virus mini44 beroperasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Virus atau program lain yang telah terinfeksi dieksekusi oleh DOS. Virus memulai eksekusi pada offset 100H dalam segment yang diberikan oleh DOS. Virus melakukan pencarian file-file berekstensi .COM pada direktori yang sama dengan menggunakan wildcard “*.COM”. Setiap virus menemukan file target, virus akan menyalin dirinya dari awal file tersebut. Setelah selesai, virus berhenti dan menyerahkan kontrol kembali kepada DOS.


Gambar 2.2 Percobaan virus mini-44

Gambar di atas merupakan hasil dari percobaan dengan virus mini-44 yang menyerang sebuah program HOST.COM yang berfungsi menampilkan pesan “This is the hostfile to be infected !” (seluruh program di-compile menggunakan Turbo Assembler 5). Tampak bahwa setelah program virus mini-44 dijalankan maka program host akan mengalami kerusakan, di mana pesan di atas tidak lagi ditampilkan ketika program host dieksekusi. Dapat dilihat pula karena virus mini-44 merupakan overwriting virus, maka ukuran programhost setelah terinfeksi virus tidak berubah.

Virus TIMID

Virus TIMID seperti halnya virus mini-44 merupakan virus yang menyerang program dengan ekstensi COM, namun virus TIMID merupakan appending virus seperti yang ditunjukkan oleh gambar berikut:

Secara umum, virus TIMID bekerja dengan langkah-langkah sebagai berikut: Virus atau program lain yang telah terinfeksi dieksekusi, dan kode virus dieksekusi terlebih dahulu. Virus mencari file .COM yang sesuai untuk dijadikan target. Jika file yang sesuai untuk dijadikan telah ditemukan, maka virus akan meng- copy kodenya sendiri pada akhir dari file target. Kemudian virus akan membaca beberapa byte pertama dari file target ke dalam memori untuk kemudian akan dituliskan sebagai data khusus di dalam kode virus tersebut (yang akan diperlukan virus ketika dieksekusi). Selanjutnya virus akan menuliskan instruksi jump pada awal target file yang akan memberikan kontrol kepada kode virus ketika file dieksekusi kemudian. Lalu virus akan menuliskan kembali beberapa byte pertama dari file target (yang sebelumnya ditulis ke dalam memori) pada offset 100H. Terakhir virus akan melakukan jump menuju alamat dengan offset 100H dan program target akan dieksekusi. Virus TIMID merupakan jenis virus appending yang akan membubuhkan dirinya pada akhir bagian dari file yang diserang. Hal ini tentu saja akan menyebabkan ukuran file akan membesar. Untuk itu dalam pencarian file target diperlukan sebuah mekanisme yang dapat mencegah terjadinya penyerangan terhadap file yang sama secara berulang-ulang. Jika ini terjadi tentu saja akan berakibat buruk karena file yang diserang akan semakin bertambah besar secara terus menerus dan dapat menimbulkan kecurigaan dari pengguna.

Gambar 2.4 Mekanisme pencarian file target virus TIMID

Gambar di atas menunjukan mekanisme pencarian file target yang dilakukan virus TIMID untuk mencegah terjadinya penyerangan yang berulang-ulang terhadap file yang diserang.

Gambar di atas menunjukan mekanisme pencarian file target yang dilakukan virusTIMID untuk mencegah terjadinya penyerangan yang berulang-ulang terhadap file yang sama. Cara yang digunakan virus TIMID dalam adalah sebagai berikut: setiap kali virus telah menjangkiti file, maka virus akan mengganti beberapa byte paling awal dari file tersebut dengan byte-byte khusus yang kecil kemungkinannya ditemukan pada program lain (dalam hal ini virus virus TIMID akan menuliskan ‘E9 56 49’ hex atau instruksi near jmp ‘VI’ ).Sehingga ketika menemukan sebuah ‘calon’ file target lainnya, virus akan terlebh dahulu memeriksa bagian awal dari file tersebut. Apabila pada awal file tersebut ditemukan byte-byte khusus tersebut, maka virus akan menyimpulkan bahwa file tersebut telah terinfeksi sebelumnya dan akan mencari file lain untuk diserang.


6 comments:

Anonymous said...

[url=http://firgonbares.net/][img]http://firgonbares.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]student discount computer software, [url=http://firgonbares.net/]academic coredraw software information[/url]
[url=http://firgonbares.net/][/url] adobe photoshop cs3 brushes downloads Bento 2 Mac
store building software [url=http://firgonbares.net/]microsoft office discount for teachers[/url] macromedia software manager
[url=http://firgonbares.net/]coreldraw 9 download[/url] Adobe Creative Suite
[url=http://firgonbares.net/]microsoft office 2003 professional[/url] make xp switch between windows like vista
discount microsoft office software [url=http://firgonbares.net/]nero 9 and windows 7[/b]

Anonymous said...

[url=http://murudobaros.net/][img]http://murudobaros.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]sell adobe software, [url=http://murudobaros.net/]educational software awards[/url]
[url=http://murudobaros.net/]cheap software deals[/url] discount ms office software PACK-1 Adobe PACK
insight software reseller [url=http://murudobaros.net/]buy for photoshop[/url] buy macromedia studio 8
[url=http://murudobaros.net/]acdsee cannot open /dde c:[/url] free software of macromedia flash
[url=http://murudobaros.net/]adobe photoshop cs3 extended serial[/url] adobe software reseller
netload mac adobe creative suite 4 [url=http://murudobaros.net/]discount software microsoft office[/b]

Anonymous said...

[url=http://bariossetos.net/][img]http://vonmertoes.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]discount adobe software, [url=http://bariossetos.net/]buy dreamweaver 4[/url]
[url=http://hopresovees.net/][/url] buy scrabble software to buy used software
sales service software [url=http://vonmertoes.net/]Pro 11 Mac StuffIt[/url] to buy the software for
[url=http://vonmertoes.net/]define oem software[/url] microsoft reader software
[url=http://hopresovees.net/]home premium oem software[/url] shop creation software
adobe creative suite 3 design premium student discounts [url=http://vonmertoes.net/]software for online shop[/b]

Anonymous said...

[url=http://hopresovees.net/][img]http://bariossetos.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]software to buy to, [url=http://vonmertoes.net/]buy photoshop license[/url]
[url=http://vonmertoes.net/][/url] 8 oem software adobe creative suite 4 design premium torrent
how to sell my software [url=http://bariossetos.net/]student discounts software[/url] free nero burning rom serial number
[url=http://hopresovees.net/]adobe software cheap[/url] legal office software
[url=http://vonmertoes.net/]autocad mechanical[/url] buy dreamweaver 8 software
filemaker pro 5.5 hack [url=http://vonmertoes.net/]discount software discount game[/b]

Anonymous said...

Yes exactly, in some moments I can phrase that I acquiesce in with you, but you may be considering other options.
to the article there is still a definitely as you did in the downgrade delivery of this request www.google.com/ie?as_q=vista film \u0026 packaging pvt. ltd. ?
I noticed the catch-phrase you have in the offing not used. Or you functioning the dreary methods of development of the resource. I possess a week and do necheg

Anonymous said...

I am not able to view this website properly on saffari I believe there is a downside

My web page - why am i not getting pregnant